Arjun Idam Zahara Saya Arjun Idam Zahara, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, NIM: 18020094027. Dari Desa Sambungrejo Rt 01 Rw 01 Kec. Sukodono kab. Sidoarjo Jawa Timur 61258

3 Cara Jualan Online Makanan Agar Cepat Laku

Cara Jualan Online Makanan Agar Cepat Laku

Cloud Hosting Indonesia

Sandang, Pangan dan Papan merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Dari pernyataan tersebut mungkin kita akan beranggapan bahwa jualan makanan merupakan pemenuhan kebutuhan pokok. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Di era yang serba mudah ini tentu tidak sulit untuk mencari makanan. Tidak seperti dulu dimana kita harus makan apa yang ada, kini orang-orang cenderung pilih-pilih makanan. Di artikel kali ini kita akan membahas tentang Cara Jualan Online Makanan Agar Cepat Laku. Mari simak artikelnya!

Makanan Sebagai Kebutuhan Primer dan Tersier

Di sekolah kita diajari bahwasanya terdapat 3 macam kebutuhan yang terdiri dari Primer, Sekunder dan Tersier. Kebutuhan Primer muncul setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan tersier muncul setelah kebutuhan sekunder terpenuhi. Di era digital dengan segala kemudahannya, kebutuhan Primer dan Sekunder akan terpenuhi dengan mudah.

Berjualan makanan tidak lagi sama seperti 10-20 tahun yang lalu dimana orang tidak pilih-pilih soal makanan. Oleh sebab itu di artikel kali ini kita akan melihat komoditas makanan dari sudut pandang berbeda yakni menempatkan makanan sebagai kebutuhan tersier.

Mari kita mulai dengan pertanyaan. Kapan atau kenapa orang membeli makanan? Jawabanya ada 2 yakni „Malas memasak“ atau „Sedang ingin“. Dibanding makanan rumah, tentu pembeli akan memilih makanan yang mereka suka atau inginkan berdasarkan selera mereka.

Untuk jual online makanan agar cepat laku kita perlu memahami selera pasar dan menyesuaikan produk kita dengan pasar yang akan kita bidik. Dan perlu diketahui setiap jenis makanan memiliki cara pemasarannya masing-masing.

Baca juga: Cara Menjual Barang di Facebook Marketplace 

Buka Langsung Laris, Cara Jualan Online Makanan Agar Cepat Laku

Setelah kita memahami tentang makanan sebagai kebutuhan tersier, kita akan membahas langkah buka langsung laris tentang cara jualan online makanan agar cepat laku. Istilah Buka Langsung Laris ini saya ambil dari seorang pengusaha bernama Jaya Setiabudi Co-Founder dari Yukbisnis.com.

Bidik Selera Pasar

Setiap makanan meiliki target pasarnya masing masing. Kita bisa mengidentifikasi target pasar menggunakan pertanyaan Siapa. Pertanyaan siapa tersebut harus dijawab secara spesifik.

Siapa? Kita bisa ambil contoh “Remaja”. Tapi kita perlu lebih spesifik lagi mendeskripsikan “Siapa” tersebut. Sebagai contoh „Remaja wanita berusia 16-25 tahun di daerah Surabaya“. Deskripsi spesifik ini sangat penting untuk menjelaskan target pasar dengan tepat. Misalkan remaja wanita cenderung suka makanan yang pedas seperti seblak.

Selain itu usia target pasar juga mempengaruhi daya beli. Andai kita menjual makanan balita, target pengguna kita memang balita tapi target pasar kita adalah ibu-ibu. Terakhir deskripsi daerah. Setiap wilayah juga memiliki selera yang berbeda-beda.

Setelah kita mengetahui target pasar, selanjutnya kita bisa menyesuaikan produk kita dengan selera pasar yang kita bidik. Sebagai contoh kita akan menjual „Kopi Kekinian Janji Mantan“. Kita harus menyesuaikan targetnya misalkan Remaja. Lalu kita harus sesuaikan dengan produk kita. Di Contoh Kopi Kekinian Janji Mantan, kita ingin calon pembeli relate terhadap kata kata di cup Kopi Janji Mantan. Maka kita bisa mengambil target “Remaja Wanita usia 16-25 Tahun” dimana mereka sering merasa di khianati oleh janji mantan dan memang sedang masa puber.

Lalu kita perlu menyesuaikan produk kita terhadap calon pembeli. Kita tahu kebayakan wanita tidak bisa minum kopi terlalu sering. Kita bisa menyesuaikan dengan produk kopi yang lebih ringan seperti kopi susu atau kopi konsentrat.

Kalian bisa mengaplikasikan studi kasus di atas dengan produk kalian. Jika ternyata produk dan target pasar tidak sesuai, coba ubah target pasar atau ganti produk.

Baca juga: Cara Jualan Online di Shopee Tanpa Modal & Stok Barang

Buat Produk yang Ngangenin

Setelah kita menentukan target pasar hal, yang perlu kita lakukan yakni melaukan validasi apakah produk kita dapat diterima oleh calon pembeli. Kita bisa melakuakan validasi dengan cara memberi tester gratis kepada orang yang memiliki kriteria seperti target pasar kita.

Tujuan tester gratis ini adalah untuk menerima masukan sebanyak mungkin untuk memperbaiki produk kita. Coba beri sampel gratis dan tanyakan apa yang kurang? Misal kurang asin, bumbunya terlalu berminyak, porsinya terlalu kecil dsb.

Gunakan masukan tersebut untuk terus memperbaiki produk kalian. Tapi kita juga harus menggaris bawahi satu hal yakni kita tidak dapat memuaskan semua orang. Gunakan masukan mayoritas dan jangan sampai menghilangkan cirikhas dari produk kalian.

Pemasaran yang Tepat

Setelah menentukan target pasar dan memvalidasi produk kita ngangenin, kita dapat memulai pemasaran. Setiak jenis produk memiliki metode pemasaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh pemasaran minuman kopi kita bisa membayar influencer karena kopi merupakan produk lifestyle. Sedangkan produk kuliner seperti ayam panggang, kita bisa membayar food vlogger untuk melakukan review.

Di era pandemi ini sektor makanan terutama pedangan konfensional agak terpukul mundur. Banyak kendala dan batasan seperti tidak boleh makan ditempat dsb. Kita bisa memanfaatkan Go Food dan Grab Food untuk mendongkrak pemasaran. Selain menjadi alternatif jualan offline, Go Food dan Grab Food juga menjadi media promosi Jualan Online Makanan Agar Cepat Laku.

Cara Mendaftar Go Food

Untuk mendaftarkan produk kalian ke Go Food kalian bisa mengikuti langkah berikut ini :

  1. Download GoBiz di Playstore atau Website Gobiz.co.id
  2. Klik tombol daftar/Registrasi
  3. Lengkapi Formulir dengan data diri dan data bisnis kalian
  4. Lengkapi juga dokumen dan foto susai KTP
  5. Lengkapi Informasi Rekening Bank
  6. Lengkapi Informasi Usaha
  7. Tunggu proses aktivasi selesai
  8. Setelahnya kalian sudah dapat menambahkan produk ke Go Food dan mengatur jam buka/tutup

Adapaun data usaha yang dibutuhkan

  1. Data Pemilik sesuai KTP
  2. Informasi Rekening Bank
  3. Rincian Data Usaha
  4. Informasi Outlet Usaha

Baca juga: Cara Jualan Diamond FF Tanpa Modal

Cara Daftar Grab Food

Untuk mendaftarkan produk kita ke Grab Food kalian bisa mengikuti langkah berikut ini :

  1. Buka https://www.grab.com/id/en/merchant/food/
  2. Masukkan data bisnis seperti Nama Bisnis, Nama Pemilik, Nomer HP dan Email dan Klik Submit
  3. Selanjutnya kalian harus melengkapi informasi bisnis/restoran
  4. Tandatangan atau Setujui kontrak Grab Food
  5. Verifikasi Email
  6. Verifikasi OVO untuk menghubungkan metode pembayaran
  7. Selesai. Kalian akan mendapat email tentang cara penggunaan aplikasi food merchant untuk bisnis kalian.

Setelah semua proses selesai, kalian dapat menambahkan produk dan mengatur waktu buka/tutup toko/bisnis kalian.

Adapun data usaha yang dibutuhkan adalah

  1. Informasi Restoran/Bisnis (Lokasi, Nomer, Email, Foto Tampak Luar, Foto Tampak Dalam, dsb)
  2. Informasi Pemilik (Foto KTP, Foto Selfie, Foto NPWP)
  3. Informasi Bank (Nomer Rekening dan Foto Buku Tabungan)
  4. Informasi Menu (Daftar Menu, Foto Daftar Menu dan Foto Makanan)

Itu tadi artikel tentang cara jualan online makanan agar cepat laku dengan sudut pandang makanan sebagai kebutuhan tersier. Semoga artikel kali ini bermanfaat. Jika kalian suka atau memiliki pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar dibawah ini.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Arjun Idam Zahara Saya Arjun Idam Zahara, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, NIM: 18020094027. Dari Desa Sambungrejo Rt 01 Rw 01 Kec. Sukodono kab. Sidoarjo Jawa Timur 61258

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× WhatsApp Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday