Arjun Idam Zahara Saya Arjun Idam Zahara, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, NIM: 18020094027. Dari Desa Sambungrejo Rt 01 Rw 01 Kec. Sukodono kab. Sidoarjo Jawa Timur 61258

Cara Membuat Artikel Kesehatan Bagi Pemula [Gampang BGT]

Cara Membuat Artikel Kesehatan

Cloud Hosting Indonesia

Di era digital ini, kesadaran terkait kesehatan semakin meningkat. Mudahnya mencari informasi kesehatan menjadi salah satu kunci peningkatan tersebut. Saat memiliki keluhan penyakit, orang-orang cenderung untuk mencari terlebih dahulu di Google dan berusaha melakukan penanganan secara mandiri. Hal tersebut merupakan hal yang baik namun juga buruk dalam saat yang sama. Di Artikel kali ini kita akan membahas tentang cara membuat artikel kesehatan yang baik dan benar.

Informasi Hoax yang Membahayakan

cara membua artikel kesehatan

Kesehatan merupakan bidang keilmuan yang bersifat „Ilmu Pasti“. Yang dimaksud ilmu pasti disini yakni menyangkut kesehatan bahkan nyawa seseorang. Sedikit perbedaan dosis obat barang cuma sekian milligram dapat menjadi penyebab kematian seseorang. Oleh karena itu tidak sembarangan orang dapat menjadi tentaga kesehatan.

Dari banyaknya permintaan terkait artikel seputar kesehatan, banyak diluar sana orang-orang tidak bertanggungjawab yang hanya beroerientasikan pada profit membuat artikel kesehatan tanpa informasi yang jelas. Tidak jarang juga mereka malah menyebarkan informasi hoax dengan sengaja untuk kepentingan tertentu.

Oleh karena itu kita sebagai content writer perlu setidaknya memahami etika dan cara yang benar untuk membuat artikel kesehatan dengan baik dan benar.

Zona Hijau Artikel Kesehatan

Cara Membuat Artikel Kesehatan

Setelah mengetahui bahwa informasi kesehatan merupakan bidang yang rawan atau sensitif, kita sebagai content writer sebaiknya tidak mengambil niche atau kategori tersebut apabila tidak berkecimpung dibidang tersebut. Namun ada beberapa „Zona Hijau“ yang kita sebagai content writer bisa masuk untuk membahasnya.

1. Tips Kesehatan

Tips kesehatan merupakan salah satu kategori zona hijau yang lebih membahas tentang pola hidup sehat dibanding upaya pengobatan penyakit. Kategori ini merupakan kategori yang cukup aman dan umum untuk orang awam sekalipun. Sekalipun terdapat kesalahan dalam informasi yang disampaikan, setidaknya Tips kesehatan tidak menyangkut masalah hidup dan mati.

Meskipun demikian wajib hukumnya melakukan research sebelum membuat artikel kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya miss informasi dan berujung pada Hoax yang menjerumuskan.

2. Mitos atau Fakta Kesehatan

Sekarang ini amat banyat mitos tentang kesehatan yang bertebaran di Internet. Banyak pula orang-orang yang menyebarkan mitos tersebut di grup whatsapp keluarga tanpa memvalidasi kebenaran dari informasi tersebut. Kita sebagai content writer dapat membuat artikel mitos atau fakta kesehatan.

Kita harus akui kita manusia terutama orang Indonesia memiliki minat literasi yang rendah. Andai kita bisa mendownload informasi langsung ke otak kita walau harus mengorbankan satu lengan, mungkin kita akan melakukannya. Dengan mempertimbangkan sifat tersebut, kita sebagai content writer dapat membuat artikel yang berisikan konfirmasi mitos atau fakta kesehatan.

3. Menulis Ulang Artikel Ilmiah menjadi Artikel Populer

Setiap akademisi pastinya pernah setidaknya membuat artikel ilmiah baik dalam bentuk tugas akhir ataupun skripsi. Sebagai content writer yang awam terhadap bidang kesehatan, kita dapat mempublikasikan ulang artikel ilmiah penelitian menjadi artikel populer.

Tentunya untuk menghindari permasalahan hak cipta, dibanding menulis ulang, hal ini lebih tepat jika disebut „mengutip“. Kalian dapat membuat sebuah artikel dengan tema atau judul yang sama dengan suatau karya ilmiah dan menjadikan karya ilmiah tersebut sebagai sumber refferensi.

4. Menarasikan Statement Dokter atau Professor di Bidang Kesehatan

Selain menulis artikel dengan dasar artikel ilmiah, kalian juga dapat menggunakan sumber lain seperti Youtube. Tentu selama masa pandemi kita kenal dokter yang speak up dan suka „Marah-marah“ yakni Dokter Tirta.

Kita dapat menulis kembali statement dokter tersebut dan membuat artikel khusus dengan judul atau tema yang sesuai. Hal terpenting dalam membuat artikel kesehatan yakni sumber yang jelas dan kredible. Kita content writer menulis artikel idealnya berlandaskan niat membagikan informasi  „Edukasi“. Jangan sampai kita berakhir menyebarkan informasi tidak benar atau Hoax.

Baca juga: Cara Membuat Artikel Berita 

Membuat Artikel Kesehatan dengan Baik dan Benar

Cara Membuat Artikel Kesehatan

Membuat artikel kesehatan bukanlah sesuatu yang sama sekali lain dibanding dengan membuat artikel lainnya. Hal yang paling ditekankan dalam artikel kali ini adalah tentang sumber informasi dan kebenaran informasi itu sendiri.

Jika dirasa kalian sudah memahami tentang konsekuensi terkait sumber informasi dalam membuat artikel kesehatan, kalian dapat membuat artikel layaknya artikel pada umumnya. Adapun tahapan untuk membaut artikel kesehatan sebagai berikut :

1. Menentukan Topik

Untuk menentukan topik, kalian dapat mengguakan zona hijau artikel kesehatan sebagai refferensi. Pastikan juga kalian menentukan topik berdasarkan apa yang paling banyak orang cari atau tanyakan. Untuk mencari tahu apa yang orang cari terkait tema yang akan kalian bawakan, kalian bisa menggunakan fitur google trends, „People also ask“ atau fitur „Related Search“ di halaman penelusuran Google.

2. Membuat Kerangka

Untuk membuat kerangka artikel kesehatan, kalian dapat mengkategorikan prioritas informasi tergantung jenis topik yang kalian pilih. Misalkan kalian membuat informasi tentang „Gejala diabetes“. Informasi pertama yang perlu ditampilkan adalah gejala itu sendiri. Setelahnya kalian dapat menambahkan informasi tambahan berupa tips kesehatan untuk penderita diabetes.

Terakhir selalu sertakan „Hubungi dokter untuk informasi atau tindakan medis lebih lanjut“. Kita wajib memberikan rujukan atau kredit untuk pembaca menghubungi dokter. Hal ini sebagai bentuk disclaimer bahwa artikel yang kita tulis tidak 100% akurat atau bersifat umum.

3. Research

Research untuk membuat artikel kesehatan dapat dikategorikan dalam 3 prioritas informasi. Informasi utama yakni informasi wajib yang memang menjadi topik dalam bahasan. Informasi selanjutnya yakni bisa berupa tips kesehatan. Informasi terakhir yang dapat dimasukkan yakni refferensi obat atau dokter sebagai rujukan.

Research ini bertujuan untuk mengumpulakan informasi pendukung atas artikel yang kita buat. Selain itu, research tersebut dapat dicantumkan sebagai refferensi untuk menjadi bukti bahwa kita membuat artikel tersebut dengan dasar yang jelas.

Baca juga:  Cara Membuat Artikel Opini

4. Validasi Kebenaran

Validasi kebenaran informasi yang sudah kita dapat. Mungkin saja kita menerima informasi yang tidak benar selama proses research. Kalian dapat melakukan validasi dengan melihat dari berbagai website untuk melihat keserupaan. Selain itu, kalian juga dapat melihat website dengan kredibilitas yang tinggi dibidang kesehatan seperti alodokter atau halodoc.

5. Review Pihak Ketiga

Setelah menulis artikel, coba minta kritik atau saran dari pihak ketiga. Hal ini bertujuan untuk menambah prespektif koreksi. Apa yang kita anggap benar bisa jadi salah dimata orang lain. Alangkah lebih baik jika review pihak ketiga ini dilakukan oleh pihak yang memang memiliki kredibilitas dibidang kesehatan.

Jika kalian serius dalam menekuni niche konten kesehatan, alangkah baiknya untuk membangun relasi dan hubungan yang baik dengan orang atau institusi dibidang kesehatan.

6. Check and Recheck

Check dan Recheck merupakah tahap terakhir dan wajib dilakukan oleh setiap penulis. Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan kesalahan dalam penulisan baik dalam bentuk Typo atau kelimat yang tidak tepat. Mungkin kesalahan penulisan sering dianggap sepele, namun kita harus memahami bahwa teks tidak dapat mengakomodasi konteks.

Apa yang kita tulis secara benar dan detail masih mungkin untuk disalah artikan atau di intrepretasikan lain oleh pembaca. Oleh karena itu kita sebagai penulis harus melakukan yang terbaik untuk mencegah terjadinya distorsi informasi.

Sekian artikel kali ini tentang cara membuat artikel kesehatan. Semoga bermanfaat! Jika kalian suka dengan artikel kali ini atau kalian punya pertanyaan terkait topik tersebut, kalian bisa menyampaikannya di kolom komentar dibawah ini.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Arjun Idam Zahara Saya Arjun Idam Zahara, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, NIM: 18020094027. Dari Desa Sambungrejo Rt 01 Rw 01 Kec. Sukodono kab. Sidoarjo Jawa Timur 61258

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× WhatsApp Available on SundayMondayTuesdayWednesdayThursdayFridaySaturday